Hingga berakhirnya Liga Super Indonesia (LSI) 2008-2009, manajemen tim Persib Bandung mengaku baru menerima kucuran dana sebesar Rp 25,6 miliar. Padahal, dana yang dibutuhkan sesuai dengan anggaran yang sudah disusun sejak awal musim mencapai sekitar Rp 30 miliar.
"Sampai berakhirnya kompetisi, kita menganggarkan dana sekitar Rp 30 miliar. Itu sudah termasuk biaya 8 pertandingan di Copa Dji Sam Soe Indonesia. Tapi, sampai saat ini dana yang sudah kita terima dari manajemen klub baru Rp 25,6 miliar," kata Asisten Manajer Persib, H. Umuh Muhtar kepada wartawan di Hotel Savoy Homann, Jln. Asia Afrika Bandung, Sabtu (13/6).
Umuh mengungkapkan, besarnya dana yang sudah dikucurkan manajemen klub kepada manajemen tim Persib ini untuk meluruskan sejumlah pemberitaan di media massa yang menyebutkan dana yang sudah dihabiskan Persib mencapai Rp 30 miliar.
Dijelaskan Umuh, besaran dana sebesar Rp 30 miliar itu merupakan kebutuhan tim hingga akhir musim, termasuk untuk pembayaran gaji terakhir para pemain, pelatih, dan ofisial tim Persib. "Karena dana yang dikucurkan dan kita terima baru Rp 25,6 miliar, manajemen tim terpaksa mencari dana talangan, termasuk dari kantong saya pribadi untuk membiayai kebutuhan tim," tambahnya.
Dikatakan Umuh, dana talangan yang sudah dikeluarkan manajemen tim untuk membiayai berbagai kebutuhan tim hingga menyelesaikan kompetisi mencapai sekitar Rp 3 miliar. "Sekarang, kebutuhan tim tinggal sekitar Rp 1 miliar lagi untuk pembayaran gaji terakhir pemain, pelatih, dan ofisial Persib lainnya," katanya.
Butuh jaminan
Umuh mengatakan, kebutuhan dana sebesar Rp 1 miliar itu tergolong sangat mendesak, karena manajemen tim sudah berjanji membayarkan gaji terakhir seluruh awak Persib pada awal pekan depan. Namun, katanya, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan arahan apa pun dari manajemen klub.
"Sebenarnya, kalau ada jaminan dari manajemen klub untuk menggantinya, saya bisa mengusahakan dana talangan lagi untuk pembayaran gaji terakhir. Tapi, sejauh ini kita belum mendapatkan arahan, termasuk jaminan penggantian dana talangan yang sudah dikeluarkan sebesar Rp 3 miliar," paparnya.
Berdasarkan data yang dihimpun "GM" dari pemberitaan sebelumnya, Persib mendapatkan kucuran bantuan dana hibah dari APBD Kota Bandung 2008 dan 2009 sebesar Rp 34 miliar. Dana sebesar itu disahkan dalam tiga termin yaitu Rp 16,5 miliar pada APBD 2008, Rp 12,5 miliar dari anggaran perubahan 2008 dan terakhir Rp 5 miliar dari anggaran murni APBD 2009.
Di luar bantuan dana hibah dari APBD Kota Bandung tersebut, manajemen klub pun mendapatkan pemasukan sekitar Rp 1,05 miliar dari hasil tender penjualan hak penyelenggaraan 17 pertandingan kandang Persib pada LSI 2008-2009 kepada pihak ketiga.
"Saya tidak tahu total besarnya dana yang dihimpun manajemen klub. Yang pasti, sesuai dengan anggaran yang telah disusun, kami yang sejak awal memang tidak diberi wewenang untuk mencari sponsor sendiri, berharap kebutuhan tim sebesar Rp 30 miliar bisa terpenuhi dengan baik," kata Umuh.
Diposting oleh
persib
0 komentar:
Posting Komentar